3+ Cara Mengecek HP Xiaomi Asli atau Palsu (BM) dengan Mudah

Cara mengecek HP Xiaomi resmi atau BM – Xiaomi merupakan salah satu merk HP terbaik yang laris di pasaran, dan banyak digunakan oleh pengguna HP di Indonesia. Namun seperti kebanyakan produk gadget, salah satu masalah yang harus dihadapi Xiaomi adalah banyaknya ponsel ilegal atau black market yang dijual.

Seperti diketahui jika banyak HP black market (BM) atau tidak resmi yang dijual, termasuk juga untuk ponsel merk Xiaomi yang laris di pasaran. Terkadang kita pun tidak bisa membedakan apakah HP Xiaomi yang kita gunakan merupakan ponsel resmi produksi Xiaomi atau ponsel tidak resmi BM.

Menghadapi masalah ini, pihak Xiaomi pun gencar melakukan perubahan. Perubahan-perubahan ini dimaksudkan agar pengguna bisa dengan mudah mengecek keaslian HP Xiaomi mereka atau tidak. Dimulai dari ponsel Redmi 7A, Xiaomi menerapkan penanda baru bagi ponsel resmi produksi mereka.

Xiaomi memang sudah tidak menggunakan stiker distributor TAM sebagai penanda ponselnya resmi atau tidak. Sebagai gantinya, Xiaomi menggunakan stiker baru yang ada di tampilan depan kotak kemasan. Selain itu juga ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan dalam mengecek keorisinilan smartphone Xiaomi yang dimiliki.

(baca juga kelebihan dan kekurangan Realme 3)

cara mengecek hp xiaomi asli

Cara Cek Keaslian HP Xiaomi

Berikut merupakan 3 cara mengecek keaslian HP Xiaomi atau tidak, berdasarkan penanda yang diterapkan pihak Xiaomi.

1. Stiker Mi Bunny

Cara pertama untuk mengecek apakah ponsel Xiaomi-mu asli dan bukan barang black market (BM) dapat dilihat dari ada tidaknya stiker Mi Bunny. Stiker dengan logo kelinci ini ada di bagian depan kotak kemasan ponsel Xiaomi. Kenapa berbentuk kelinci? Karena memang kelinci identik dengan logo perusahaan Xiaomi.

Logo Mi Bunny terletak di tengah bidang persegi panjang bernuansa jingga khas Xiaomi. Di bagian atasnya tertulis ‘garansi resmi Xiaomi’, sedangkan bagian bawahnya terdapat tulisan ‘kami buatan Indonesia’. Semua tulisan ditulis dengan huruf kapital dengan font berwarna putih.

2. Kotak Kemasan Belakang

Selanjutnya kita bisa mengecek asli tidaknya hp Xiaomi dari kotak kemasan belakangnya. Di bagian belakang kotak kemasan ponsel Xiaomi tertulis ‘diproduksi oleh PT Sat Nusapersada Tbk’ yang berlokasi di Batam, Kepualaun Riau. Selain itu juga tertulis ‘untuk PT Xiaomi Technology Indonesia’.

Terkadang kita memang tidak terlalu memperhatikan tulisan-tulisan di bagian belakang kotak kemasan ini. Alasannya kita terlalu malas dan menganggap hal itu tidak penting. Namun alangkah baiknya jika mulai sekarang kita lebih memperhatikan detail ini agar terhindar dari barang-barang palsu atau non-resmi.

3. Di Dalam Kotak Kemasan

Kita juga bisa memastikan keaslian ponsel Xiaomi kita dengan mengecek apa saja yang ada di dalam kotak kemasannya. HP Xiaomi yang resmi juga disertai dengan pengisi daya atau charger asli yang sesuai. Selain itu juga ada buku panduan dan daftar pusat layanan yang tertulis dalam bahasa Indonesia.

Umumnya ponsel Xiaomi hasil black market yang tidak resmi juga menyertakan buku panduan, namun seringkali tidak berbahasa Indonesia. Dari situ kita juga bisa mengetahui apakah kita membeli HP Xiaomi yang asli atau yang tidak resmi.

Nah itulah tips cara mengecek HP Xiaomi resmi atau ilegal berdasarkan penanda stiker dan fasilitas yang ada di dalamnya. Tentu kita harus lebih berhati-hati dalam membeli produk smartphone baru agar kita bisa mendapat hp yang resmi dan bukan merupakan ponsel yang ilegal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.