4 Start-Up Unicorn di Indonesia dengan Nilai Valuasi 1 Miliar US Dollar

Persaingan ekonomi digital di era modern menjadi semakin ketat. Banyak startup-startup baru bermunculan dengan inovasi masing-masing. Di Indonesia sendiri juga ada banyak startup baru yang diluncurkan. Beberapa di antaranya mampu menyandang status sebagai perusahaan startup unicorn di Indonesia.

Pengertian unicorn adalah sebutan bagi perusahaan startup yang memiliki nilai lebih dari 1 miliar US dolar. Saat ini ada lebih dari 200 startup di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri ada 4 perusahaan startup yang menyandang status unicorn, dengan nilai valuasi lebih dari 1 miliar US dollar yang didapat dari suntikan dana dan investasi.

Perusahaan Unicorn di Indonesia

Berikut ini akan dibagikan penjelasan 4 perusahaan start-up yang telah berstatus unicorn dengan nilai valuasi perusahaan mencapai 1 miliar US dollar.

1. Gojek

startup unicorn di indonesia gojek

Jenis : Layanan transportasi online
Pendiri : Nadiem Makarim
Tahun berdiri : 12 Oktober 2010
Mendapat status unicorn pada : 4 Agustus 2016

Gojek menjadi perusahaan start-up Indonesia pertama yang menyandang status unicorn. Gojek merupakan aplikasi ojek online yang pertama didirikan pada tahun 2010 oleh Nadiem Makarim. Selain layanan transportasi, Gojek juga mengembangkan sayap pada layanan lain seperti pengiriman barang dan makanan, layanan pijat, bersih-bersih, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Gojek mendapatkan status unicorn pada tanggal 4 Agustus 2016, sekaligus jadi startup Indonesia pertama yang mendapat gelar tersebut. Gojek banyak mendapat suntikan dana dari berbagai investor seperti Sequoia Capital, Warburg, Tencent Holding dan JD.com. Total valuasi Gojek mencapai angka 1,75 miliar US dollar.

2. Tokopedia

Jenis : E-commerce
Pendiri : William Tanuwijaya
Tahun berdiri : 6 Februari 2009
Mendapat status unicorn pada : 17 Agustus 2017

Tokopedia menjadi startup Indonesia kedua yang menyandang status unicorn. Perusahaan startup e-commerce ini pertama didirikan tahun 2009, pendirinya adalah William Tanuwijaya. Tokopedia pun menjadi tempat jual beli online terbesar di Indonesia dan mengekspansi pasar ke Asia Tenggara.

Tokopedia mendapat banyak suntikan dana dari investor asing, termasuk saat mendapat dana 1,1 miliar US dollar dari Alibaba, e-commerce terbesar asal China. Pendanaan tersebut sudah cukup membuat Tokopedia menjadi salah satu startup yang menyandang status unicorn, kini total valuasinya mencapai 1,347 miliar US dollar.

3. Traveloka

Jenis : Pemesanan tiket online
Pendiri : Ferry Unardi
Tahun berdiri : Februari 2012
Mendapat status unicorn pada : 27 Juli 2017

Traveloka menjadi startup ketiga yang berstatus unicorn di Indonesia. Startup ini merupakan layanan penjualan tiket online, baik tiket pesawat, hotel, penginapan, dan sebagainya. Traveloka pertama kali diluncurkan pada Februari 2012 oleh Ferry Unardi dan dua rekannya.

Traveloka mendapat suntikan dana dari luar negeri, salah satunya dari Expedia, layanan sejenis yang mirip dengan Traveloka. Traveloka pun jadi startup di Indonesia yang paling cepat mendapatkan status unicorn, yakni hanya 5 tahun setelah pertama didirikan. Kini nilai valuasi Traveloka mencapai 500 juta US dollar.

4. Bukalapak

startup unicorn di indonesia bukalapak

Jenis : E-commerce
Pendiri : Achmad Zaky
Tahun berdiri : 10 Januari 2010
Mendapat status unicorn pada : akhir tahun 2017

Bukalapak jadi startup ke-4 dan terakhir di Indonesia yang menjadi unicorn. Startup ini didirikan oleh pengusaha muda Achmad Zaki pada 10 Januari 2010. Bukalapak dikenal sebagai e-commerce pusat perbelanjaan online di Indonesia yang banyak digunakan penggunanya.

Bukalapak banyak mendapat dana investasi dari investor seperti Gree Venture, Queens Bridge dan lain-lain. Besaran jumlahnya tidak diungkap ke publik, namun status unicorn sudah resmi didapatkan oleh Bukalapak pada akhir tahun 2017.

Nah itulah 4 perusahaan startup yang menyandang status unicorn di Indonesia. Dijelaskan juga latar belakang perusahaan, pendiri, tahun diluncurkan, sumber dana, dan kapan status unicorn didapatkan tiap-tiap perusahaan. Bukan tidak mungkin akan muncul startup startup baru yang menyandang status unicorn ke depannya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.